Tag: bo sanchez

  • Katakan YA Kepada Tuhan

    Kemarin adalah hari ulang tahun isteri

    Inilah yang saya lakukan untuknya selama beberapa hari kemarin:

    (1) Saya memberinya sebuah hadiah istimewa. Saya membeli sebuah notebook yang indah dan saya mengisi setiap halamannya dengan sebuah daftar hal-hal yang dilakukannya yang membuat saya semakin mencintainya. Dan ia sangat menyukainya, ia menangis beberapa saat ketika membaca notebook itu. Salah satu sifat yang saya sukai darinya: Sangat mudah membuatnya senang. Notebook itu seharga Rp 50.000,-.

    (2) Di depan 5.000 orang lebih pada acara Feast, saya memberinya sebuah buket bunga mawar merah mudah dan menyanyikan sebuah lagu cinta untuknya.

    (3) Kami mengadakan perayaan makan siang yang menyenangkan bersama keluarganya dan keluarga saya.

    (4) Saya membawanya ke sebuah hotel yang bagus. Menginap semalam.

    Saya menikmati relasi saya dengan isteri saya karena pada suatu ketika, saya mengatakan Ya kepada Tuhan untuk mencintai isteri saya seumur hidup saya.

    Jika saya menengok ke belakang, saya perhatikan bahwa semua hal besar dalam hidup saya dimulai dengan kata yang indah itu: Ya.

    Tuhan Memanggil Anda Untuk Mengatakan Ya

    Suatu ketika Maria dipanggil Tuhan.

    Dan mengatakan Ya kepada panggilan itu mengubah hidupnya selamanya.

    Alkitab menggambarkan panggilan Maria: Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret (Lukas 1:26-

    Lewat cerita ini, Tuhan meminta Anda untuk juga mengatakan Ya kepadaNya.

    Sekalipun jika Anda pikir Anda seorang

    “Tak Ada Seorang Pun Yang Biasa!”

    Maria tinggal di Nazaret. Jika Anda hidup di jaman itu, Anda akan mengatakan, “Naza…apa? Di manakah itu?”

    Nazaret adalah sebuah kota yang sangat kecil dan miskin. (Saya yakin tidak ada KFC atau Indomaret di sana.) Nazaret begitu kecil, mungkin ada sekitar 20 keluarga yang tinggal di sana, dan semuanya miskin.

    Jika Anda perhatikan, kriteria Tuhan untuk memilih ibu Yesus sangat berbeda dari kriteria kita.

    Jika Tuhan menggunakan kriteria kita, Ia mungkin akan memilih seorang wanita dari kekaisaran Roma atau dari keluarga rohani di Yerusalem. Ia mungkin akan memilih seorang puteri yang cantik. Seorang dari keluarga bangsawan. Seorang yang terpelajar. Tapi tidak. Ia memilih seorang wanita muda miskin dari sebuah kota kecil yang tidak diketahui orang banyak.

    Mengapa? Karena Ia ingin memberitahukan satu hal pada dunia: BagiNya, tak ada seorang pun yang biasa. Tuhan mengatakan pada Anda sekarang, “Engkau tidak biasa.”

    Pikirkan itu. Maria sama sekali bukan siapa-siapa. Maria tidak punya apa-apa. Maria tidak terpelajar. Tapi Tuhan memilihnya untuk menjadi ibu Yesus.

    Mengapa? Ketika Tuhan melihat Maria, Ia tidak hanya melihat seorang gadis berusia 14 tahun dari Nazaret yang jauh. Tuhan sudah melihat wanita yang disebutkan dalam kitab Wahyu – seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari 12 bintang di atas kepalanya.

    Dengarkan baik-baik. Tuhan berhubungan dengan Anda tidak didasarkan pada riwayat Anda tetapi pada nasib Anda. Ia berelasi dengan Anda tidak didasarkan pada siapa Anda sekarang, tetapi siapa Anda nanti.

    Jadi sekalipun jika Anda berpikir Anda seorang yang biasa katakan Ya kepadaNya.

    Mengapa Anda Perlu Mengatakan Ya

    Ini suatu kenyataan: Segala hal yang baru hanya dimulai dengan Ya.

    Suatu relasi yang baru tidak mulai jika Anda tidak mengatakan Ya. Suatu pekerjaan baru tidak mulai jika Anda tidak mengatakan Ya. Sebuah latihan, atau diet, atau proyek, atau pelayanan, atau berkat, atau keajaiban tidak mulai kecuali Anda mengatakan Ya.

    Anda tidak memasuki tahap baru dalam hidup Anda jika Anda tidak mengatakan Ya.

    Maria berkata, “Aku ini hamba Tuhan, jadilah padaku menurut perkataanMu itu.”

    Inilah jawaban Ya dari Maria. Dan Natal

    Ketika saya berumur 12 tahun, saya mengatakan Ya kepada Tuhan. Dan sejak itu saya terus mengatakan Ya.

    Mengatakan Ya mengubah hidup saya.

    Ketika Anda mengatakan Ya, Anda mengubah hidup Anda selamanya.

    Mengatakan Ya berarti tiga hal penting:

    1. YA Berarti Memberi Kepercayaan Anda

    Beberapa orang mengatakan bahwa menjadi seorang yang rohani akan membuat hidup Anda membosankan. Biasa-biasa. Tidak

    Saya sangat tidak setuju!

    Ketika saya mengatakan Ya kepada Tuhan, hidup saya menjadi petualangan yang seru, mendebarkan, membuat detak jantung berhenti, dan memompa adrenalin. Dibandingkan dengan hidup saya, hidup Indiana Jones cukup membosankan!

    Karena saya mengatakan Ya kepadaNya, saya telah melalui petualangan yang luar biasa. (Semua karena belas kasih Tuhan. Tak ada hubungannya dengan saya!)

    Ketika saya berumur 13 tahun, saya mengatakan Ya untuk memberi kotbah pertama saya di sebuah persekutuan doa kecil. Saya tidak pernah menyangka kalau pada akhirnya saya akan berkotbah di 14 negara di seluruh penjuru dunia – dan berkotbah untuk 5.000 orang lebih setiap hari Minggu dalam acara Feast di Philippine International Convention Center (PICC).

    Ketika saya berumur 14 tahun, saya memimpin persekutuan doa pertama dari Light of Jesus Family. Itu adalah sebuah kelompok kecil terdiri dari 30 orang yang berkumpul di garasi yang sempit. Saya tidak pernah menyangka kalau tiga dekade kemudian, kelompok itu bertumbuh menjadi sebuah pelayanan yang tersebar ke seluruh dunia.

    Ketika saya berumur 14, saya tinggal di perkampungan kumuh, melakukan pelayanan di antara yang termiskin dari yang miskin. Saya tidak pernah menyangka kalau suatu hari, saya akan tinggal di daerah terpencil selama tiga tahun, tanpa listrik dan air leding, membangun pelayanan Anawim kami bagi orang-orang lanjut usia yang terlantar.

    Ketika saya berumur 20, saya menulis buku pertama saya. Saya tidak pernah menyangka kalau suatu hari, saya akan menjadi seorang pengarang dari 21 buku yang akan dibaca oleh ratusan ribu orang. (Baru-baru ini, seorang wanita datang kepada saya dengan berlinangan air mata dan berkata, “Bo, bukumu menyelamatkan hidup saya. Saya begitu depresi, dan kemudian saya mengambil bukumu, dan saya disembuhkan.” Pengalaman mengharukan seperti ini yang membuat semua upaya saya menulis buku tidak sia-sia.)

    Ketika Anda mengatakan Ya kepada Tuhan, Anda mengatakan Ya kepada Yang Tidak Diketahui.

    Ia akan membimbing Anda ke tempat yang bahkan tidak dapat Anda bayangkan sekarang.

    Anda tidak tahu persis apa yang akan

    Karena itulah Ya membutuhkan Kepercayaan.

    Penundukkan diri berarti percaya.

    Anda perlu percaya bahwa yang terbaik akan datang.

    2. YA Berarti Memberikan Kebebasan Anda

    Sekarang saya belajar bahwa kebebasan tidak datang dari memaksakan keinginan Anda sendiri. Kebebasan tidak datang dengan menjadi keras kepala.

    Kebebasan berasal dari penundukkan

    Sebaliknya, ketika Anda mengikatkan diri Anda kepada Tuhan, ketika Anda membuang diri Anda ke dalam pelukanNya, ketika Anda menyerahkan kebebasan Anda kepada Tuhan, itulah saatnya Anda mengalami kebebasan yang sesungguhnya.

    Teman, tundukkan diri Anda kepada Tuhan hari ini!

    Tanpa alasan!

    Yang akan membawa kita pada arti ketiga dari Ya.

    3. YA Berarti Memberikan Keterbatasan Anda

    Setelah Malaikat memberitahu Maria kalau ia akan melahirkan Yesus, Maria berkata kepada malaikat, “Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?”

    Tokoh lain dalam Alkitab juga mempunyai alasan lain ketika Tuhan memanggil mereka.

    Musa mengatakan, “Aku tidak pandai bicara.”

    Yeremia mengatakan, “Aku terlalu muda.”

    Abraham mengatakan, “Aku terlalu tua.”

    Petrus mengatakan, “Aku juga berdosa.”

    Orang-orang belum berubah. Sifat alami manusia belum berubah.

    Hingga hari ini, kita senang berdalih. Kita senang menjelaskan mengapa panggilan Tuhan adalah tidak mungkin:

    “Saya terlalu miskin.”

    “Saya tidak punya waktu.”

    “Saya terlalu sibuk.”

    “Saya tidak cukup pandai.”

    “Saya tidak cukup kaya.”

    “Saya tidak bisa apa-apa.”

    Tapi inilah yang saya temukan tentang alasan-alasan: Alasan Anda adalah alasan Tuhan untuk mewujudkan kuasaNya. Berikan keterbatasan Anda padaNya. Karena keterbatasan Anda adalah panggung Tuhan untuk mukjizatNya.

    Apa keterbatasan Anda? Kelemahan

    Persembahkan itu kepada Tuhan sekarang.

    Katakan Ya kepadaNya.

    Biarkan Ia memakai Anda – dan menyambut Anda ke suatu dunia yang belum Anda bayangkan.

    Semoga impian Anda menjadi kenyataan, Bo Sanchez

    (Diterjemahkan oleh: Jessica Jeanne Pangestu)