Baru saja, pas lagi gonta-ganti channel TV, nyantol di NHK World. Mereka lagi ada acara liputan mengenai seorang reporter asing yang mewawancarai anak-anak korban tsunami Jepang Maret 2011 lalu.
Aku sih gak nonton acaranya dari awal. Aku cuma nonton pas bagian penutupnya saja. Namun disini aku mendapat sebuah pelajaran yang menarik, yang datang dari pemikiran anak-anak kecil itu.
“Janganlah kita memfokuskan kejadian tsunami itu pada kematiannya saja, namun kita harus fokus kepada kehidupan. Ingatlah untuk merawat diri kita sendiri. Cintailah dan hargailah kehidupan.”
Sebuah pemikiran yang kadang kita lupakan. Ketika kita mengingat tentang sebuah tragedi, kita cuma mengingat hal-hal buruk dari tragedi itu. Kita menjadi merasakan emosi negatif. Namun kita jarang mengambil nilai positifnya. Tragedi-tragedi yang terjadi itu menunjukkan bagaimana hidup kita begitu rentan, bisa diambil Tuhan sewaktu-waktu.
Kadang-kadang kita terlalu fokus mengejar ambisi kita sehingga kita melupakan mengenai diri kita. Padahal apa pun itu yang kita kejar, jika kita tidak hidup untuk menikmatinya, apa lah gunanya?
Live your life to its fullest. Don’t take it for granted 🙂