{"id":523,"date":"2014-06-13T22:59:16","date_gmt":"2014-06-13T13:59:16","guid":{"rendered":"http:\/\/catatanstefano.wordpress.com\/?p=523"},"modified":"2014-06-13T22:59:16","modified_gmt":"2014-06-13T13:59:16","slug":"bersyukur-adalah-kunci-dari-kebahagiaan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/?p=523","title":{"rendered":"Bersyukur adalah Kunci dari Kebahagiaan"},"content":{"rendered":"<p>Alkisah, seorang pria muda sedang menyusuri jalan sepi dekat hutan. Tiba-tiba ia berpapasan dengan seorang pemuda lain yang berpenampilan lusuh dan berwajah murung. Karena ingin tahu, si pria muda mensejajarkan langkah dan bertanya, \u201cHai teman, kenapa kau bersedih? Ada masalah?\u201d<\/p>\n<p>Sambil menghela napas panjang, pemuda itu<br \/>\nmenjawab, \u201cHah. Hidupku begitu malang. Aku<br \/>\nhanya punya tas ini dgn sedikit pakaian dan<br \/>\nmakanan. Cuma itu&#8230; Aku tak tahu harus berbuat apa.\u201d<\/p>\n<p>Mendengar kata-kata itu, si pria mendadak punya ide. Lantas ia bertanya, \u201cBoleh aku lihat tasmu sebentar saja?\u201d<\/p>\n<p>Tanpa curiga, si pemuda menyerahkan tasnya. Dan begitu tas diterima, pria itu langsung melesat lari membawa tas tersebut, meninggalkan pemuda itu melongo kaget tidak percaya. Sadar tasnya dicuri, sambil bereaksi hendak mengejar si pencuri, pemuda itu meratap.<br \/>\n\u201cOooh.. Nasibku sungguh sial. Tas satu-satunya hartaku hilang. Aduhhh..\u201d<\/p>\n<p>Pria yg membawa lari tas, ternyata tidak benar-benar berniat mencuri tas yang dibawanya. Tak jauh dari situ, ia berhenti dan mengintip dari balik semak, melihat keadaan si pemuda, Kemudian dia meletakkan tas si pemuda di pinggir jalan, dan sembunyi lagi di balik semak.<\/p>\n<p>Si pemuda, yang berjalan dengan lesu dan<br \/>\nlangkah gontai, tiba-tiba ia melihat tasnya<br \/>\ntergeletak di pinggir jalan. Dengan penuh<br \/>\nsemangat, ia berlari, mengambil kembali tas dan memeriksa isinya. Ternyata masih lengkap! Betapa bahagianya pemuda tadi. Kini, ia melanjutkan perjalanan dengan bersiul riang dan wajah berseri-seri. Pria yang tadi membawa lari tas si pemuda, melihat sambil tersenyum. Katanya dalam hati,<br \/>\n\u201cHari ini aku membuatnya jadi orang paling<br \/>\nbahagia!\u201d<\/p>\n<p>Friends, Kita biasanya kurang menghargai,<br \/>\napalagi mensyukuri apa yang kita miliki. Dan ketika yang dimiliki tiba-tiba hilang, kita baru menyesal, sedih dan merasa kehilangan. Sesungguhnya, begitu banyak yang bisa kita syukuri, yakni: sisa waktu yang masih kita miliki, keluarga dan orang-orang yang kita sayangi, kesehatan, pekerjaan, harapan&#8230; dan masih banyak lagi<\/p>\n<p><span class=\"post_sig\"><br \/>\nTambahan:<br \/>\nSemoga tulisanku bukan sekedar menghabiskan waktu kalian, tapi bisa berguna buat kalian.<\/p>\n<p>Kalian bisa mendaftarkan diri dengan cara mengisi alamat surel kalian di kolom pendaftaran di bagian kanan atas blog ini. Kalian akan mendapatkan surel setiap kali ada tulisan baru.<\/p>\n<p>Terima kasih. Tuhan memberkati.<\/span><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Alkisah, seorang pria muda sedang menyusuri jalan sepi dekat hutan. Tiba-tiba ia berpapasan dengan seorang pemuda lain yang berpenampilan lusuh dan berwajah murung. Karena ingin tahu, si pria muda mensejajarkan langkah dan bertanya, \u201cHai teman, kenapa kau bersedih? Ada masalah?\u201d Sambil menghela napas panjang, pemuda itu menjawab, \u201cHah. Hidupku begitu malang. Aku hanya punya tas [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[47,124],"class_list":["post-523","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel-pengembangan-diri","tag-bersyukur","tag-kebahagiaan"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/523","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=523"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/523\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=523"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=523"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=523"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}