{"id":564,"date":"2014-09-22T13:01:30","date_gmt":"2014-09-22T04:01:30","guid":{"rendered":"http:\/\/catatanstefano.wordpress.com\/?p=564"},"modified":"2014-09-22T13:01:30","modified_gmt":"2014-09-22T04:01:30","slug":"refleksi-diri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/?p=564","title":{"rendered":"Refleksi Diri"},"content":{"rendered":"<p>Suatu hari 4 orang praktisi zen yang bersahabat sedang berjalan bersama. Lalu salah satu dari mereka mengajukan ide untuk bermeditasi bersama malam itu. Semuanya setuju. &#8216;Tapi kita harus buat kesepakatan. Supaya meditasinya berjalan khidmat, tidak boleh ada yang berbicara atau menimbulkan bunyi berisik apapun, setuju?&#8217;. Semuanya menyetujuinya.<\/p>\n<p>Malam itu, seperti dijanjikan, mereka berkumpul di rumah salah satu praktisi untuk bermeditasi bersama, dengan ditemani sebatang lilin kecil. Tiba-tiba angin kencang bertiup, dan memadamkan lilin kecil tersebut.<\/p>\n<p>Praktisi 1: Oh tidak, lilinnya sudah mati tertiup angin&#8230;.<br \/>\nPraktisi 2: sssstttt, bukannya kita dilarang berbicara apa-apa?<br \/>\nPraktisi 3: Mengapa kalian berdua melanggar kesepakatan kita?!?!?!<br \/>\nPraktisi 4: Hehehe, hanya saya yang tidak melanggar kesepakatan<\/p>\n<p>Betapa mudahnya kita &#8216;menyoroti&#8217; kesalahan dan kelemahan orang lain, dan betapa sulitnya kita &#8216;bercermin&#8217; pada kesalahan dan kelemahan diri kita sendiri. Bercermin tentang kesalahan dan kelemahan diri sendiri, adalah sebuah langkah pertama dalam proses pengembangan diri sendiri, menuju hasil yang lebih baik.<\/p>\n<p>Kalau langkah pertamanya saja sulit kita laksanakan, bagaimana kita mau gembar-gembor bahwa kita sedang &#8216;berkembang&#8217; atau &#8216;mengejar nilai kehidupan yang lebih baik&#8217; ?<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Suatu hari 4 orang praktisi zen yang bersahabat sedang berjalan bersama. Lalu salah satu dari mereka mengajukan ide untuk bermeditasi bersama malam itu. Semuanya setuju. &#8216;Tapi kita harus buat kesepakatan. Supaya meditasinya berjalan khidmat, tidak boleh ada yang berbicara atau menimbulkan bunyi berisik apapun, setuju?&#8217;. Semuanya menyetujuinya. Malam itu, seperti dijanjikan, mereka berkumpul di rumah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[58,249],"class_list":["post-564","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-artikel-pengembangan-diri","tag-cerita","tag-refleksi-diri"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/564","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=564"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/564\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=564"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=564"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/catatanstefano.ddns.net\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=564"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}