Belakangan ini, mulai banyak berita penipuan yang menggunakan teknologi, baik via internet, website, ataupun sms. Sebenarnya penipuan-penipuan ini sudah cukup lama. Sejak 10 tahun lalu, sudah mulai banyak orang-orang yang memanfaatkan anonimitasnya teknologi untuk menipu orang lain. Aku akan mencoba membahas 2 modus yang paling sering dilakukan.
Pertama, aku mau membahas penipuan via email. Modus penipuan yang paling biasa dilakukan adalah dengan mengaku sebagai seseorang yang memiliki uang yang banyak, dan membutuhkan orang untuk mengurusnya.
Kalau kita mau berpikir secara logis, banyak sekali keganjalan. Pertama, bagaimana dia bisa mendapatkan email kita? Kecuali kita memang suka menggembar-gemborkan alamat email kita, maka itu harus kita pertanyakan.
Kedua, bagaimana dia mau mempercayakan uang yang besar kepada kita? Kecuali kita memang memiliki bisnis pengelolaan uang, maka sungguh aneh kalo seseorang mau mempercayakan uang yang begitu besar kepada seorang asing yang kredibilitasnya tidak dia ketahui.
Ketiga, ini yang menurutku penting, seeing is believing. Apakah benar dia adalah orang yang diomongkannya? Contoh paling simpel, dalam beberapa kasus, orang ini mengaku sebagai wanita indo yang sedang berada di inggris. Padahal ketika ditangkap, dia adalah seorang pria nigeria yang berada di indonesia.
Modus penipuan kedua adalah penipuan yang biasa dilakukan via sms. Ada beberapa tipe sms penipuan tersebut:
1. Sms itu berasal dari anggota keluarga kita (walau pun nomornya gak kita kenal) yang membutuhkan bantuan kita. Biasanya sih yang diaku-akui itu dia lagi di rumah sakit, dia lagi di kantor polisi, atau dia lagi butuh pulsa.
2. Sms yang berisi nomor rekening orang yang tidak kita kenal. Tipe sms ini menyari sasaran orang-orang yang bekerja di bidang bisnis online, dimana segala aktivitas pembayaran biasanya via transfer. Jika sms ini tiba di orang yang tepat di saat yang tepat, maka orang itu kemungkinan besar akan mudah tertipu.
Bayangkan saja misalnya anda melakukan transaksi dengan seseorang. Trus anda harus membayar sejumlah uang ke dia. Tiba-tiba muncul sms “kirim saja uangnya ke rek xxxx atas nama xxx”. Walau pun nomornya tidak kita kenali, buat beberapa orang yang tidak teliti, maka mereka akan menganggap kalau memang sms itu dari partner transaksinya.
3. Tipe sms ini baru mulai banyak merajalela mungkin 1-2 tahun terakhir. Seseorang mengaku kalau dia adalah dukun sakti yang mampu membantu kita menang judi togel, 4D, atau pun judi-judi serupa. Tipe judi ini bukan lah sesuatu yang baru. Sudah dari jaman dahulu kala masyarakat mengenal judi-judi ini. Tapi mungkin sekarang masyarakat sudah bosan dengan hal-hal yang logis, sampai mereka mulai percaya dengan (yang ngaku-ngaku) dukun sakti.
Masih banyak lagi modus-modus penipuan lainnya di sekitar kita. Tapi semua penipuan ini memiliki target yang jelas, yaitu mengincar orang-orang yang tergila-gila dengan harta, sampai mengabaikan logika. Jangan kaget kalau banyak orang yang terpelajar pun bisa tertipu. Tuhan memberikan kita logika bukan cuma untuk menjadi pajangan di otak kita, jadi mari kita gunakan sebaik-baiknya 🙂
Beberapa artikel menarik mengenai penipuan di dunia maya.
Modus Tipu Internet, Dari Warisan Hingga Pacaran
Leave a Reply