Pentingnya komunikasi

Suatu ketika di dalam kereta bawah tanah di New York, di suatu stasiun perhentian, masuklah seorang bapak dan tiga orang anaknya yang masih kecil ke dalam kereta. Sang ayah langsung duduk dan menutup matanya, sedang tiga anaknya berteriak, lari kesana kemari, sehingga membuat penumpang lain terganggu. Setelah beberapa menit hal ini terjadi dan si ayah tidak mencoba menenangkan anak-anaknya, penumpang-penumpang yang lain mulai marah.

Akhirnya seorang penumpang menegur si ayah “Kenapa kamu enak-enaknya tidur sedang anak-anakmu mengganggu penumpang-penumpang lain?”
Sang ayah menjawab “Saya minta maaf. Istri saya baru saja meninggal, dan semalaman saya tidak tidur menemani istri saya di rumah sakit. Mungkin anak-anak saya belum bisa menerima kematian ibunya dengan baik”
Setelah mendengar jawaban itu, sikap para penumpang mulai berubah. Mereka tidak lagi marah, namun mereka berusaha untuk menenangkan anak-anak itu dengan penuh kasih. Dan mereka membiarkan si ayah untuk beristirahat sebentar.

Apakah komunikasi menyelesaikan masalah? Tidak selalu. Anak-anak itu tetap ribut, sang ayah tetap membutuhkan tidur. Namun komunikasi yang baik akan membantu menyamakan sudut pandang kita, sehingga kita bisa memahami masalah itu dengan lebih baik, dan bertindak dengan lebih tepat sasaran. Kadang, masalah susah dipecahkan karena pihak-pihak yang terkait memiliki sudut pandang yang tidak sama.

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *