Di pinggir kali, ada anak berusia 5 tahun, seorang profesor, dan anak jalanan berumur 14 tahun yang setiap hari ada di pinggir kali itu.
Anak 5 tahun tanya ke profesor, “Berapa kali lompatan yang dibutuhkan kodok untuk melompat ke seberang kali?”
Si profesor kodok menjawab, “Kita ukur dahulu lebarnya, kemudian diukur jarak sekali lompatan kodok itu, baru bisa diketahui berapa lompatan yang dibutuhkan”.
Jawaban profesor ini dibantah oleh anak 14 tahun. Anak itu bilang, “Bapak salah, kodok itu hanya perlu melompat dua kali. Karena, setelah melompat sekali dan menyentuh air, kodoknya akan berenang. Kemudian, dia melompat sekali lagi ke daratan. Saya melihatnya melompat setiap hari”.
“Teori” melawan “Praktek”.
“Menurut teori yang saya pelajari….” melawan “Menurut yang terjadi di lapangan..”.
“Harusnya sih….” melawan “Selama ini sih..”
Tambahan:
Semoga tulisanku bukan sekedar menghabiskan waktu kalian, tapi bisa berguna buat kalian.
Kalian bisa mendaftarkan diri dengan cara mengisi alamat surel kalian di kolom pendaftaran di bagian kanan atas blog ini. Kalian akan mendapatkan surel setiap kali ada tulisan baru.
Terima kasih. Tuhan memberkati.
Leave a Reply