Tahu kan boyband asal inggris bernama One Direction? Gak tau? Buka Youtube dulu deh 😀
Habis menonton dokumenter mereka yang berjudul One Direction – This Is Us, aku menemukan beberapa hal menarik
1. Salah seorang anggotanya (aku lupa namanya) pernah mengikutu audisi X Factor Inggris pada tahun 2010, tapi ditolak karena dia dianggap terlalu muda dan belum bagus. Apakah dia menyerah? Tidak! 2 tahun kemudian dia kembali, dan membuktikan kehebatannya yang bahkan diakui Simon Cowell.
Apakah dia akan menjadi anggota One Direction kalau saat itu dia menyerah dan mengubur impiannya? Jelas TIDAK!!!
Pelajaran untuk kita : Jangan pernah menyerah ketika kita jatuh.
2. Salah satu anggota yang lain (lupa namanya juga) sebenarnya pada pagi hari H audisi, malas pergi audisi. Tapi mamanya memaksa dia terus untuk pergi audisi. Kita tahu apa yang terjadi selanjutnya.
Apakah dia akan menjadi anggota One Direction andaikan saat itu mamanya malas memotivasi anaknya, dan si anak keras kepala? Jelas TIDAK!!!
Pelajaran untuk kita : Dalam hidup, kita membutuhkan orang lain juga. Kadang bantuan Tuhan datang melalui mereka.
3. Mereka awalnya tidak lolos babak akhir audisi. Mereka tidak terpilih untuk lolos ke babak selanjutnya. Namun atas keputusan kilat dari Simon Cowell, dia menyatukan lima “orang gagal” ini menjadi sebuah grup. Grup para “orang gagal” itu ternyata tidak begitu gagal ya? 😀
Pelajaran untuk kita : Bersatu kita teguh, Bercerai kita runtuh.
4. Mereka bisa saja menolak ide Simon Cowell. Bayangkan kondisi mereka saat itu. Mereka gagal lolos audisi sebagai penyanyi solo, dan tiba-tiba Simon mengusulkan mereka bersatu sebagai grup. Ego mereka bisa berkata “Aku hebat! Aku gak perlu orang-orang ini untuk bisa menjadi hebat!”. Tapi mereka menekan ego mereka, dan lihat hasilnya.
Pelajaran untuk kita : Kadang hal yang membatasi kita dan rejeki kita adalah ego kita. Lepaskan ego kita, maka hal-hal indah akan datang.
5. Ketika mereka berlima akhirnya disatukan oleh Simon Cowell, mereka adalah lima orang yang tidak saling mengenal, tapi harus bekerja sama dalam waktu singkat. Tahu apa yang dilakukan pada hari pertama mereka berkumpul? Bermain sepak bola!!! Mungkin kedengarannya bodoh, tapi prinsip mereka adalah “To be a colleague, we need to be friends”. Untuk menjadi rekan kerja yang baik, kita harus menjadi teman.
Pelajaran untuk kita : luangkan waktu untuk bersosialisasi dengan orang-orang di sekitar anda. Rekan kerja, keluarga, anak, teman, dan lain-lain. Semakin kita mengenal mereka, kadang akan banyak keajaiban yang terjadi di hidup kita
Leave a Reply